Gaya Harajuku – Harajuku Style: Pengingkaran Busana Cara Jepang

Gaya Harajuku atau popular juga dengan istilah Harajuku Style bisa kita sebut sebagai gaya orang gila, setidaknya tidak seperti penampilan orang biasa. Dalam Gaya Harajuku atau Harajuku Style, baik gaya rambut, gaya pakaian, kaos kaki, bahkan sepatu. Orang-orang tidak akan melotot heran pada tata rambut “norak” sesuka hati yang punya rambut, busana bernuansa gothic, meniru cara berpakaian gadis muda dalam anime (animasi kartun Jepang) Sailor Moon, atau gaya-gaya dalam animasi Final Fantasy atau anime-anime khas Jepang lainnya, Cinderella berwajah vampire bersepatu boot super high heels untuk me-mark-up tinggi badan.

Keingginan berkreasi dengan gaya busana, gaya rambut, tata wajah ditampilkan sesuai dengan selera atau kehendak masing-masing orang dan semua itu hanya bisa kita lihat atau selami dalam dunia Harajuku Style atau Gaya Harajuku.


Gadis - Gadis Harajuku Style - Gaya Harajuku di Kota Tokyo, Jepang
[Kredit wikipedia]
Jika melihat sejarah perkembangannya, Harajuku adalah nama sebuah tempat yang sangat ramai di ibukota Jepanga, Tokyo. Tempat tersebut dipenuhi dengan banyak sekali took-toko yang menjual berbagai macam barang-barang untuk kebutuhan penampilan. Dimulai dari pakaian, aksesoris, sepatu hinggal alat-alat kecantikan muka dan masih banyak lagi, namun kesemuanya itu sangat kontras atau berbeda sekali dengan yang lazim kita pakai sehari-hari.

Lebih dari 20 tahun yang lalu, Harajuku mulai terkenal di Jepang, perlahan namun pasti, sedikit demi sedikit fashion dan aksesoris yang berbeda dengan style yang biasa di Jepang mulai mendominasi dan sekarang menjadi sebuah trend tersendiri di Kota Harajuku.

Well, bagaimana dengan negeri kita ini, Indonesia? Berbagai sumber banyak menerangkan bahwa 4 tahun belakangan ini Gaya Harajuku atau Harajuku Style mulai kelihatan ramai diperbincangkan, terutama bagi kalangan anak-anak muda. Masyarakat Indonesia mulai mengetahuinya dari majalah-majalah, internet, artis-artis yang mereka lihat atau took-toko aksesoris. Pernak-pernik untuk Gaya Harajuku kalau dulu sukar didapat, sekarang bisa dibilang mudah karena permintaan yang mulai banyak.

Meski demikian, tidak semua orang suka atau cocok dengan Gaya Harajuku ini. Sebagai contoh, seseorang yang berwarna kulit gelap biasanya tidak cocok dengan Gaya Harajuku yang berwarna-warni.

Ada satu hal yang menjadi cirri khas dari Harajuku Style atau Gaya Harajuku ini, yaitu sama sekali tidak ada aturan, berani tampil beda, berani ber-eksperiment. Semakin khas atau unik semakin baik sekali. Orang-orang di Indonesia Harajuku Style-nya bisa dikatakan belum seperti Negara asalnya, penampilan belum terlalu aneh dipandang. Di Negara asalnya, Jepang, mereka yang penganut sejati Harajuku Style terkadang memakai sepatu yang berbeda antara kaki kanan dan kiri, atau terkadang seperti hantu yang baru keluar dari kubur untuk menacari mi Ramen. :D

Oleh Kodzan dari berbagai sumber.

-------------------------------------------------------------------------------------



1 comments :

mditta Sunday, October 3, 2010 at 12:57:00 PM GMT+7  

OK...OK...

Post a Comment

komentar dari anda semua adalah komentar yang memiliki relevansi dengan posting artikel diatas dan saya sangat menghargai kunjungan serta komentar-komentar cerdas dari anda semua! Thanks and Happy Blogging

Dasril Iteza on G+

Hubungi Saya

Name

Email *

Message *

Page RankTop  blogs Personal Top Blogs Personal-Journals blog
eXTReMe Tracker
Blogarama - Blogging Blogs