Surga Tropis di Pulau-Pulau Mungil

Dasril Iteza - Mencari surga tropis tidak perlu jauh-jauh datang ke negeri orang. Disini, di Indonesia ini ada banyak sekali tempat yang menawarkan itu. Diantaranya adalah pulau-pulau kecil yang bersemayam di peraian Pulau Belitung, tepatnya pada kawasan di Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Macam ragam aktivitas bahari dapat dilakukan baik didaratan dan perairannya yang menawarkan pesona keindahan tiada tara, bagai berada dalam surga.

Pulau-pulau mungil yang seperti apa? Mari kita kunjungi satu demi satu.

Pulau-pulau kecil mungil yang menyuguhkan pesona surga terletak disebelah barat Pulau Belitung yang diantaranya adalah Pulau Kepayang, Pulau Burung, Pulau Batu Belayar, Pulau Pasir serta andalan utama wisata Belitung yaitu Pulau Lengkuas.

Pulau Kepayang dikenal juga dengan nama Pulau Babi, menawarkan pantai mini berpasir sepanjang puluhan meter. Disini kita bisa berjemur sambil membaca buku-buku favorit, melakukan aktivitas snorkeling, melupakan hiruk pikuk kota dan pekerjaan sejenak. Bermain Kayak, hunting foto-foto dengan background batu granit kecil hingga super besar, air laut birunya yang tenang dan jernih dan kaya ikan konsumsi sehingga cocok bagi yang hobi memancing. Singkat cerita, lokasi ini sangat cocok untuk memancing, snorkeling atau hanya sekedar berenang.

Didaratan pulaunya terdapat hutan berikut berbagai jenis satwa seperti berbagai macam spesies burung laut. Dengan mengeluarkan sedikit biaya anda bisa memasuki kawasan penangkaran Penyu (Tukik) disini. Pulau Kepayang juga merupakan spot terbaik untuk berburu sunset.


Pulau Burung memiliki hamparan pantai berpasir putih halus nyaris disetiap sisi pulaunya. Dengan ikon batu granit raksasa laksana paruh burung membuat pulau mungil ini sempurna untuk dinikmati. Dari mulai hunting foto, berjemur dipasir putih, snorkeling disekitar batu paruh burung untuk melihat berbagai species ikan laut hingga menjelajahi dalam pulau yang penuh dengan pohon nyiur.


Pulau Pasir hanya seluas beberapa meter saja dan hanya bisa dinikmati dan anda hanya bisa menginjakkan kaki manakala air laut sedang surut. Dari kejauhan, pulau ini laksana hamparan pasir yang menyembul dipermukaan laut lepas. Gugusan batu granit membuat daya pikat pulau ini menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Sepanjang pengamatan kami, dipulau ini sering dijadikan wisatawan untuk mencari berbagai Cangkang Kerang, Umang keong laut yang bentuknya unik dan indah untuk dibawa pulang sebagai souvenir alami yang gratis didapatkan. Penghuni Pulau Pasir adalah biota laut seperti bintang laut yang ukurannya cukup besar. Tiada tumbuhan di pulau ini karena hanya muncul kala air laut sedang surut. Singgah untuk beberapa lama, para pengunjung dapat melakukan aktivitas berenang ataupun snorkeling.


Pulau Batu Belayar juga tidak memiliki tumbuhan seperti halnya Pulau Pasir. Meski laut sedang pasang, pulau ini masih bisa dilihat dan bisa untuk bersantai sejenak. Saat laut sedang surut, kesempurnaan Pulau Batu Belayar terlihat jelas dengan batu granit “pipih” laksana layar perahu terkembang. Belum lagi hamparan pasir putihnya. Aktivitas yang bisa dilakukan disini adalah snorkeling, hunting foto, berjemur atau “mandi” pasir.


Yang berikutnya adalah Pulau Lengkuas. Tahun 1882 silam dibangunlah mercusuar oleh pemerintah Kolonial Belanda. Fungsinya adalah untuk memantau perairan laut terhadap kapal-kapal yang melintasi perairan Pulau Belitung. Oleh karena letaknya cukup luar Belitung, Belanda memutuskan tempat strategis untuk membangun mercusuar adalah di Pulau Lengkuas ini.

Banyak hal yang bisa dilakukan pengunjung disini, laksana di pulau pribadi anda nyaris bisa melakukan apa saja disini. Pulau Lengkuas terkenal dengan ucapan: “Siapa pun yang berkunjung ke Belitung, Belum bisa dikatakan ke Belitung kalau Belum mengunjungi Pulau Lengkuas” Untuk mencapai kawasan pulau-pulau mingil sorgawi ini, anda bisa menyewa perahu boat nelayan dengan kapasitas belasan orang. Berangkatnya bisa dari bibir Pantai Tanjungkelayang, atau dari Desa Nelayan Tangjung Binga.


Jarak masing-masing pulau tersebut hanya belasan menit, jika mau, seharian pun anda bisa melupakan rutinitas kota hanya dengan menjelajahi keempat pulau-pulau mungil ini.

Jika pengunjung yang terhormat berniat dan berencana menikmati surga tropis di pulau-pulau mungil tersebut, dengan mengklik link Belitung Traveler, anda akan disuguhkan informasi detail dengan ragam paket penawaran yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan budget anda.

Saya pikir ucapan “jika ada tempat indah yang dekat dan bisa dijangkau dengan biaya relatif murah, lantas mengapa kita bersusah payah menghabiskan banyak anggaran untuk sebuah tempat yang jauh?” sangat pantas untuk cerminan negeri kita tercinta ini, Indonesia!

2013 © Dasril Iteza

-------------------------------------------------------------------------------------



2 comments :

sekar raka Friday, August 16, 2013 at 11:28:00 PM GMT+7  

salut mas,itulah indonesia sebenarnya,surganya katulistiwa,....saya seorang perantau mas dari lulus sekolah,memang keindahan indonesia dapat terlihat pada pelosok yang sering kita lupakan,.....

Dasril Iteza Friday, August 23, 2013 at 6:11:00 AM GMT+7  

kapan2 maen ke Belitung mas....coba jajal pulau2 kecil yang saya sebutkan dalam artikel diatas :)

Post a Comment

komentar dari anda semua adalah komentar yang memiliki relevansi dengan posting artikel diatas dan saya sangat menghargai kunjungan serta komentar-komentar cerdas dari anda semua! Thanks and Happy Blogging

Dasril Iteza on G+

Hubungi Saya

Name

Email *

Message *

Page RankTop  blogs Personal Top Blogs Personal-Journals blog
eXTReMe Tracker
Blogarama - Blogging Blogs