Oral History or Sejarah Lisan

1). Oral History adalah Remembered History (John D. Ledge, Intelectual and Nationalisme In Indonesia);

2). Oral History adalah how to records historical memory from the first hand ( Willa K. Baum, Oral History For The Local Historical Society).

Oral history ini sebenarnya bukan merupakan arsip dan juga bukan merupakan koleksi dari arsip audio visual, meskipun secara pisik bentuknya tidak berbeda dengan sound recording (rekaman suara) Kenapa? Karena dibuat dengan sengaja. Akan tetapi oral history memiliki keadaan yang membuatnya lain dengan arsip sound recording.

Jika rekaman suara tercipta dalam bentuk pita rekaman yang dijadikan sebagai bahan penelitian, maka sejarah lisan tercipta dalam bentuk wawancara beserta transkripsinya. Pada tahap creation, rekaman suara cenderung kepada bentuk yang berdiri sendiri tanpa dicampuri unsure kesengajaan, tapi sejarah lisan dicampuri oleh unsur kesengajaan.

Prinsip penciptaan dari sejarah lisan adalah mengumpulkan sejumlah informasi yang dikumpulkan dengan menggali ingatan pengkisah (saksi dari suatu peristiwa) yang tidak terekam dalam tulisan. Sasaran sejarah lisan sendiri adalah memberikan aroma atau nuansa dari rekaman suatu peristiwa. Untuk mengisi kekurangan informasi tertulis itu maka dilakukan kegiatan sejarah lisan melalui tahap-tahap sebagai berikut yaitu: literature research, archives research, personal approach to interviewee and technical preparation.

Sejarah Lisan dan Interpretasi hukum

Pada tahun 1997 Mahkamah Agung Kanada (The Supreme Court of Canada), dalam percobaan Delgamuukw v. British Columbia, menyatakan bahwa sejarah lisan adalah sama pentingnya dengan kesaksian tertulis. Dari sejarah lisan, dikatakan "that they are tangential to the ultimate purpose of the fact-finding process at trial-the determination of the historical truth."

-------------------------------------------------------------------------------------



1 comments :

Vinis Zega Thursday, October 24, 2013 at 10:41:00 AM GMT+7  

maaf mas mau tanya, bagaimana cara pengelolaan arsip oral history seperti dari tulisan di atas..??
makasih

Post a Comment

komentar dari anda semua adalah komentar yang memiliki relevansi dengan posting artikel diatas dan saya sangat menghargai kunjungan serta komentar-komentar cerdas dari anda semua! Thanks and Happy Blogging

Dasril Iteza on G+

Hubungi Saya

Name

Email *

Message *

Page RankTop  blogs Personal Top Blogs Personal-Journals blog
eXTReMe Tracker
Blogarama - Blogging Blogs