Mengenang Peristiwa Trisakti 12 Mei 1998

Republik ini telah menorehkan sejarah kelam, yaitu sebuah sejarah yang terukir tepat hari ini 13 tahun lalu, 12 Mei 1998, dimana empat orang mahasiswa dari Universitas Trisakti, Jakarta, ditembak mati saat mereka berdemonstrasi menentang masa kepemimpinan 32 tahun rezim pemerintahan Orde Baru Presiden Soeharto!

Sampai dengan detik ini, peristiwa Trisakti 1998 masih merupakan misteri yang tidak/ belum terpecahkan. Keempat mahasiswa Universitas Trisakti tersebut adalah:
  • Elang Mulia Lesmana 
  • Heri Hertanto 
  • Hafidin Royan, dan 
  • Hendriawan Sie
Beberapa fakta di tempat kejadian menunjukkan bahwa mereka ditembak di bagian-bagian vital dari tubuh mereka yaitu baik di kepala, atau leher atau dada. Hal tersebut menandakan bahwa penembakan itu dilakukan oleh eksekutor (mungkin juga Sniper); yaitu orang-orang khusus yang terampil yang terlatih dan memiliki skil dalam mengguanakn senjata api untuk menembak dari jarak jauh.

Mengingat bahwa Indonesia bukanlah sebuah Negara dimana warga sipilnya bisa memiliki senjata secara bebas. Kita jangan membuang kemungkinan bahwa ini adalah “oknum aparat” yang melakukaannya atas perintah Sang Dalang. Sepanjang belum ada penyelidikan yang memecahkan misteri ini terungkap, semua kemungkinan bisa saja terjadi apalagi saat kejadian peristiwa tersebut, yang mengamankan lokasi adalah Brigade Mobil Kepolisian RI, Batalyon Kavaleri 9, Batalyon Infanteri 203, Artileri Pertahanan Udara Kostrad, Batalyon Infanteri 202, Pasukan Anti Huru Hara Kodam serta Pasukan Bermotor. Mereka dilengkapi dengan tameng, gas air mata, Styer, dan SS-1. Ini bukan berarti kita menuding aparat yang melakukannya, namun sekali lagi kita jangan membuang segala kemungkinan meskipun pihak aparat keamanan membantah telah menggunakan peluru tajam, hasil otopsi menunjukkan kematian disebabkan peluru tajam.

Dari lubuk hati terdalam saya sungguh sangat berharap agar investigasi peristiwa Trisakti 1998 ini terus dilakukan untuk mengungkap siapa sebenarnya dalang (yang memberi perintah penembakan dengan peluru sebenarnya) dari kasus ini.

Hari ini tanggal 12 Mei 2011, tepat 13 tahun Tragedi Trisakti. Kasus ini telah bejalan selama itu, namun misterinya belum terungkap. Kedepan, mudah-mudahan ada titik terang dalam memecahkan kasus ini, jika tidak, maka selamanya akan tetap tersimpan dalam bungkus bernama misteri!

Photo: wikipedia

-------------------------------------------------------------------------------------



5 comments :

permatanet Monday, August 13, 2012 at 7:33:00 AM GMT+7  

sampai saat ini para pelaku penembakan belum juga tersentuh hukum, salut untuk ibunda Elang yang terus menuntut keadilan atas kematian anaknya. Semoga para pelaku diberikan hukuman dunia dan akhirat

Dasril Iteza Friday, August 17, 2012 at 9:26:00 PM GMT+7  

semoga kasus tersebut menemukan titik terang...

adityamurti Saturday, December 29, 2012 at 12:36:00 PM GMT+7  

masih gelap pemecahan kasus ini, entah siapa dalang dibalik itu..

pinjaman kta dbs Friday, February 1, 2013 at 2:50:00 PM GMT+7  

banyak sekali hal yang tidak terungkap dan dibungkam pada saat tragedi ini terjadi. semoga kasus ini segera di tangani secara serius sehingga hukum di Indonesia bisa benar-benar adil dan terlaksana dengan baik.

Dasril Iteza Saturday, August 16, 2014 at 7:52:00 AM GMT+7  

@pinjaman kta dbs ....

pada saat debat capres kemaren, salah satu calon capres telah menyebutkan bahawa silakan tanya atasan "saya" kata beliau.

Post a Comment

komentar dari anda semua adalah komentar yang memiliki relevansi dengan posting artikel diatas dan saya sangat menghargai kunjungan serta komentar-komentar cerdas dari anda semua! Thanks and Happy Blogging

Dasril Iteza on G+

Hubungi Saya

Name

Email *

Message *

Page RankTop  blogs Personal Top Blogs Personal-Journals blog
eXTReMe Tracker
Blogarama - Blogging Blogs