Showing posts with label misteri. Show all posts
Showing posts with label misteri. Show all posts

Bukit Peramun Dalam Hikayat dan Legenda

Dasril Iteza - Bukit Peramun berasal dari kata Peramuan, Bukit Peramun pada zaman dahulu sampai dengan sekarang dijadikan masyarakat sekitar sebagai tempat peramuan atau meramu tanaman lokal berkhasiat obat. Karena letaknya yang strategis, pada zaman penjajahan Belanda dan Jepang, Bukit Peramun pernah dijadikan titik pantau untuk melihat kedatangan kapal musuh dari laut Cina Selatan.

Bungkok Benali dari Belitong

Blogger Belitung - Siapa itu Bungkok Benali? Bungkok Benali adalah kosa kata di Belitung. Bungkok artinya bungkuk – yang menjelaskan bentuk punggung yang bungkuk – sedangkan Benali atinya bertali-tali. Sosok Bungkok Benali bagi segelintir orang di Belitung dipercayai memang pernah ada, pernah hidup di Belitung. Sosok ini konon katanya memiliki kesaktian yang luar biasa.

Awan berlipat – awan patah – awan gesekan?

Dasril Iteza - Entah kalimat kata-kata apa yang pantas untuk bentuk awan seperti ini, apakah awan belipat, awat patah atau awan saling bergesekan? Satu hal yang pasti, ini adalah bukan “cara” Allah menghibur kita, melainkan “cara” Dia menghias isi dunia, sebagai bukti keberadaanNya, sebagai bukti ke-maha-kuasaan-Nya, dan yang paling penting adalah bukti akan eksistensi-Nya!

Unik: A “Twin” leaf – Daun Kembar Menyatu

Dasril Iteza - Apa kata yang tepat untuk menyebut daun ini? “Daun Kembar” atau “Daun Menyatu” atau “Daun Kembar Menyatu”? Atau pakai bahasa orang sebelah sana "A twin leaf?" Entahlah, namun yang pasti ada pemandangan unik saat sore tadi berkunjung kerumah seorang sahabat.

Ahool adalah Kelelawar Raksasa? Kelelawar yang belum terklasifikasi?

Dasril Iteza - Jenis hewan ini adalah kelelawar, namun ukurannya sangat tidak wajar. Setidaknya dengan ukuran kelelawar yang selama ini kita kenal. Memiliki wajah menyerupai kera dan memiliki taring. Menurut Loren Coleman and Jerome Clark (1999), kelelawar raksasa ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Ernest Bartels pada tahun 1925. Dr. Ernest Bartels yang kala itu menyusuri Gunung Salak di kawasan Jawa Barat untuk melakukan penelitian. Menemukan kelelawar raksasa ini terbang menukik diatas kepalanya.

Batu Buyong, Objek Wisata di Tanjung Batu Itam Belitung Timur

Dasril Iteza - Batu Buyong terletak di Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur. Batu Buyong merupakan destinasi wisata khususnya wisatawan lokal Belitung. Berjarak sekitar 110 kilometer dari Tanjungpandan, kabupaten Belitung atau sekitar 70 kilometer dari dari Manggar, Ibukota Kabupaten Belitung Timur. Akses menuju ke Batu Buyong ini sanggat bagus kare bisa dikunjungi dengan sepeda motor maupun mobil. Kendaaran kita bisa langsung diparkirkan langsung dikawasan dekat si Batu Buyong tersebut.

Kekuatan Supranatural Batu Satam Pulau Belitung

Dasril Iteza - Pulau Belitung tidak hanya menyajikan pantai-pantai yang wonderful dilengkapi dengan tebaran batu-batu granit artistik yang terkadang membentuk formasi tertentu, akan tetapi beberapa fakta tentang budaya dan tradisi yang ada di Pulau Belitung itu sendiri. Hal ini termasuklah cerita tentang Batu Satam (Billitonite) – merupakan batu meteorit – yang merupakan ikon Belitung dan konon katanya tidak bisa ditemukan di tempat manapun didunia ini!

Kasus 300 Juta Yen Jepang, The 300 million yen robbery (san oku en jiken) dan keterangan dari edwardinjapan di YouTube

Seorang yang mengunakan username edwardinjapan meng-upload video tentang Kasus Perampokan 300 Juta Yen, dalam Bahasa Inggrisnya “The 300 million yen robbery” dan orang Jepang menyebutnya “san oku en jiken”, telah mengingatkan akan sebuah postingan saya yang berjudul: Kasus 300 Juta Yen : Kasus Perampokan Terbesar Dalam Sejarah Jepang Yang Tidak Terpecahkan? Postingan tersebut sempat meraih trafik tinggi di lintasberita.com (lintas.me) bulan Mei 2010 silam. Sebuah kasus dari negeri pengarang Manga Naruto yang tetap menjadi misteri sampai detik ini!

Mr. Edwardinjapan, dalam videonya di berkelakar bahwa kejadian perampokan tersebut terjadi satu bulan sebelum dia ke Jepang, dimana kejadian perampokan tersebut adalah bulan Desember 1968. Ada yang mengatakan, konon peristiwa ini ada kaitannya dalam upaya untuk mencegah kerusuhan terhadap Perjanjian Keamanan AS-Jepang pada awal 70-an. Tapi kematian misterius anak seorang petugas Polisi tetap menjadi bagian misteri dari misteri perampokan tersebut. Hal ini merupakan yang tidak saya singgung dalam postingan bulan Mei 2010 silam dan merupakan update atas postingan tersebut. Sejak kasus itu, Jepang telah mengubah mata uang kertas. Waktu itu, catatan dari denominasi yang berbeda adalah ukuran fisik yang berbeda: 10.000 adalah yang terbesar, 5000 sedikit lebih kecil, dan 1000 lebih kecil lagi. Ada juga 500 dan 100 Yen kertas dan tidak ada koin.

Anda bisa melihat dan mendengarkan kelakar edwardinjapan dibawah ini dan simak juga komentar-komentar dari mereka-mereka yang mencoba memberikan opini/ analisa terhadap kasus The 300 million yen robbery (san oku en jiken) ini.


Dunia mencatat, ini merupakan skenario fenomenal atas sebuah kejahatan sempurna!

Source of Video: edwardinjapan http://www.youtube.com/watch?v=6e2Dsk-5-Jk

Misteri Tanaman Seledri

Anda – terutama kalangan ibu rumah tangga - tentu mengenal tanaman Seledri ini. Ya, Seledri merupakan sejenis tanaman yang dipergunakan untuk menambah kesedapan masakan atau kue talam. Bentuk batangnya yang memiliki banyak pelepah dengan ketinggian sekitar 15-20 cm membuat tumbuhan ini mudah untuk diperlihara dalam pot. Saya sendiri sangat menyenangi tanaman ini. Apabila memakan bakso, saya sering meminta agar cincangan Seledri saya diperbanyak.

Namun di daerah saya, Belitung, ada sebuah cerita unik – sekaligus misteri – seputaran tanaman ini.

Cerita ini saya dapatkan dari ibu saya. Memiliki nuansa misterius, meskipun ditolak oleh akal sehat, namun faktanya seperti berikut ini mengatakannya…

Orang tua saya adalah yang gemar sekali menanam tanaman Seledri (di kampong saya sering menyebutnya Daun Sop), beliau memeliharanya hingga memiliki sekitar 3-5 pot yang tumbuh tanaman seledri ini. Kejadian misterius tentang tumbuhan ini adalah bahwa tanaman ini tidak boleh dipetik oleh sebarang orang, harus “tuannya” yang boleh memetiknya. Pernah kejadian yang dialami oleh ibu saya, dimana ada seseorang yang memotes (entah itu dengan niat mencuri atau mengambilnya namun pas meminta izin, ibu saya tidak ada dirumah), alhasil keesokan harinya tanaman tersebut layu dan mati! Namun kejadian menggelikan pernah juga dialami oleh ibu saya, dimana ada orang yang memotes pelepah seledri tersebut tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada ibu saya, namun meninggalkan koin Rp. 25,- dipot disamping pelepah yang dipotes, akan tetapi tanaman tersebut tidak mati.

Jika tanaman tersebut dipotes tanpa melewati tangan yang punya, maka dampaknya adalah tanaman tersebut menjadi mati. Namun, bisa terus hidup meskipun di potes tapi meninggalkan sejumlah uang. Konyol sekali memang. Tapi ini adalah kenyataan. Dan kenyataan itu terjadi tiap kali orang tua saya memelihara seledri tersebut. Bukan orang tua saya saja yang pernah mengalami hal ini, orang-orang lain yang memelihara tanaman seledri ini juga pernah mengalaminya. Andaikan saya tulis semua pengalaman mereka itu, kiranya halaman ini akan menjadi penuh.

Memang cerita yang tidak bisa diterima oleh akal sehat, namun itulah faktanya. Seperti yang pernah dikatakan oleh ibu saya, mungkin waktu zaman dahulunya telah terjadi persumpahan terhadap tanaman seledri ini. Tanaman ini mungkin adalah salah satu dari sekian banyak jenis tanaman yang “rewel”!

Hingga sekarang ini pun, jika masih saja memotes pelepah seledri bukan oleh pemiliknya dan atau tanpa meninggalkan sepeserpun uang didalam pot, maka hasilnya tanaman ini 100 % akan mati!

Penelitian ilmiah pertama tentang Drakula mengungkap misteri Drakula

Drakula adalah mahluk yang konon katanya suka menghisap darah segar manusia. Drakula sendiri sebenarnya hasil ciptaan Bram Stoker, novelis kebangsaan Irlandia yang menulis novel bestseller dengan judul yang sama dan diterbitkan tahun 1897. Tod Bowning tahun 1931 mengangkat cerita ini menjadi sebuah film, juga dengan judul yang sama dengan judul novelnya yaitu: Dracula.

Kita beranggapan bahwa Drakula adalah mahluk penghisap darah manusia yang hanya bisa kita temukan pada film-film horor, novel serta artikel-artikel yang banyak beredar di majalah atau di internet namun tidak di alam nyata.

Akan tetapi, tunggu dulu. Menurut sebuah penelitian ilmiah yang dilakukan 22 tahun silam, telah mengambil kesimpulan yang spektakuler dan mencengangkan: Drakula memang ada!

Drakula memang benar-benar ada, adalah hasil penelitian dari seorang Ahli Jiwa bernama Dr. Stephen Kaplan yang saat itu mengepalai Lembaga Riset Drakula (Vampire Research Center of America) di New York, AS. Sejarah mencatat, penelitian dari Dr. Stephen Kaplan ini merupakan penelitian ilmiah pertama kalinya tentang keberadaan Drakula.

Saat memulai risetnya, Dr. Kaplan berasumsi bahwa pada keluarga kerajaan manapun yang pernah ada, satu diantara keturunannya berpotensi besar sebagai manusia penghisap darah. Hal ini memang sesui dengan cerita kuno, bahwa memnum darah segar terutama dari gadis remaja akan membuat orang yang meminumnya menjadi awet muda. Kebiasaan inilah yang sering dilakukan sementara oleh anggota keluarga kerajaan biar selalu Nampak segar apabila tampil dihadapan rakyatnya atau di depan umum!

Dr. Kaplan menjelaskan kita tidak apabila mengamati photo salah seorang anggota kerajaan, kita mengamati senyum menyeringai dan sedikit menakutkan.

Penelitian yang dilakukan Dr. Kaplan salah satunya adalah dengan metode menyebarkan angket. Dalam usahanya menyebarkan angket kepada responden, Dr. Kaplan banyak dibantu oleh paranormal yang dianggap memiliki kredibilitas dalam mendeteksi seseorang yang berpotensi sebagai Drakula. Selain dengan angket kepada responden, Dr. Kaplan juga menelusuri perkumpulan-perkumpulan tertentu yang memiliki sangkut-pautnya dengan pemujaan terhadap setan, diamana dalam ritual pemuja setan tersebut selalu melibatkan darah segar sebagai sesaji.

Amerika Utara merupakan tempat terbanyak yang dihuni oleh mahluk penghisap darah disbanding tempat-tempat lainnya, menurut data Dr. Kaplan, ada sekitar 500 Drakula disana. Tempat-tempat lain menurut Dr. Kaplan yang juga banyak Drakula-nya adalah Inggris, Irlandia, Amerika Selatan, Kanada, Afrika Selatan serta tempat-tempat lainnya.

Asumsi bahwa ada anggota kerajaan dan atau keturunannya memiliki potensi besar sebagai Drakula sang penghisap darah memiliki cukup alasan, setidaknya bagi Dr. Stephen Kaplan sendiri. Mengapa demikian? Hal in dibuktikan dengan tidak ada satupun angket yang dikirim pada anggota kerajaan-kerajaan tertentu yang dikembalikan kepadanya ataupun mendapatkan tanggapan.

Yang sangat spektakuler adalah dimana Dr. Kaplan menemukan seorang gadis dan berhasil mewawancarainya di televise. Menurut beberapa sumber, pakaian yang dikenakan gadis tersebut saat diwawancarai oleh Dr. Kaplan di televise adalah gaun yang biasa dikenakan sekitar abad 16 -17! Menurut Dr. Kaplan, saat diwawancarai, gadis tersebut terlihat seperti baru berumur 20 tahun, akan tetapi sebenarnya usia gadis tersebut berkali lipat dari usia yang sebenarnya.

Benar-benar awet muda, bukan?

Dari wawancara dengan gadis Drakula tersebut, didapatlah data bahwa darah merupakan kebutuhan vital bagi sang Drakula. Jika frekuensi minum darah berkurang, sang Drakula tidak langsung mati, namun akan terlihat tua. Sang gadis Drakula ini tidak menyukai film-film yang menceritakan Drakula seperti yang digambarkan pada masyarakat umum biasanya, sehinga gadis Drakula ini menyatakan bahwa film-film tersebut salah dalam memberikan persepsi tentang dunia Drakula yang sebenarnya.

Lantas seperti apa sebenarnya dunia Drakula itu? Dalam wawancaranya di televisi dengan Dr. Kaplan, gadis Drakula ini menjelaskan bahwa sebenarnya Drakula tidak boleh mengambil darah dengan jalan kekerasan serta tidak boleh membuat korban menjadi tewas.

Gadis tersebut merupakan bukti nyata bahwa Drakula tidak hanya sekedar cerita, namun kenyataan bahwa Drakula memang ada di dunia nyata ini. Bukan tidak mungkin, orang dilingkungan sekitar kita adalah Drakula juga… setidaknya dalam arti lain maupun dalam arti yang sesungguhnya!

Jika memang masyarakat dunia percaya akan hasil penelitian Dr. Stephen Kaplan dimana Drakula memang benar-benar ada (apalagi ditunjang dengan fakta wawancara Dr. Kaplan dengan sang gadis Drakula di televisi), maka berhaklah pulalah masyarakat dunia mengatakan bahwa misteri Drakula telah terpecahkan, bukankah begitu?

Lebih lanjut:
  • http://www.answers.com/topic/the-vampire 
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Stephen_Kaplan

Mengenang Peristiwa Trisakti 12 Mei 1998

Republik ini telah menorehkan sejarah kelam, yaitu sebuah sejarah yang terukir tepat hari ini 13 tahun lalu, 12 Mei 1998, dimana empat orang mahasiswa dari Universitas Trisakti, Jakarta, ditembak mati saat mereka berdemonstrasi menentang masa kepemimpinan 32 tahun rezim pemerintahan Orde Baru Presiden Soeharto!

Sampai dengan detik ini, peristiwa Trisakti 1998 masih merupakan misteri yang tidak/ belum terpecahkan. Keempat mahasiswa Universitas Trisakti tersebut adalah:
  • Elang Mulia Lesmana 
  • Heri Hertanto 
  • Hafidin Royan, dan 
  • Hendriawan Sie
Beberapa fakta di tempat kejadian menunjukkan bahwa mereka ditembak di bagian-bagian vital dari tubuh mereka yaitu baik di kepala, atau leher atau dada. Hal tersebut menandakan bahwa penembakan itu dilakukan oleh eksekutor (mungkin juga Sniper); yaitu orang-orang khusus yang terampil yang terlatih dan memiliki skil dalam mengguanakn senjata api untuk menembak dari jarak jauh.

Mengingat bahwa Indonesia bukanlah sebuah Negara dimana warga sipilnya bisa memiliki senjata secara bebas. Kita jangan membuang kemungkinan bahwa ini adalah “oknum aparat” yang melakukaannya atas perintah Sang Dalang. Sepanjang belum ada penyelidikan yang memecahkan misteri ini terungkap, semua kemungkinan bisa saja terjadi apalagi saat kejadian peristiwa tersebut, yang mengamankan lokasi adalah Brigade Mobil Kepolisian RI, Batalyon Kavaleri 9, Batalyon Infanteri 203, Artileri Pertahanan Udara Kostrad, Batalyon Infanteri 202, Pasukan Anti Huru Hara Kodam serta Pasukan Bermotor. Mereka dilengkapi dengan tameng, gas air mata, Styer, dan SS-1. Ini bukan berarti kita menuding aparat yang melakukannya, namun sekali lagi kita jangan membuang segala kemungkinan meskipun pihak aparat keamanan membantah telah menggunakan peluru tajam, hasil otopsi menunjukkan kematian disebabkan peluru tajam.

Dari lubuk hati terdalam saya sungguh sangat berharap agar investigasi peristiwa Trisakti 1998 ini terus dilakukan untuk mengungkap siapa sebenarnya dalang (yang memberi perintah penembakan dengan peluru sebenarnya) dari kasus ini.

Hari ini tanggal 12 Mei 2011, tepat 13 tahun Tragedi Trisakti. Kasus ini telah bejalan selama itu, namun misterinya belum terungkap. Kedepan, mudah-mudahan ada titik terang dalam memecahkan kasus ini, jika tidak, maka selamanya akan tetap tersimpan dalam bungkus bernama misteri!

Photo: wikipedia

Sungai paling tercemar di India tiba-tiba berubah “manis” selama bebera jam

Tahun 2006 silam, di Mumbai, India, pernah terjadi sebuah fenomena yang sulit untuk diterima akal sehat dimana sebuah sungai yang bernama Sungai Mahim Creek – sungai ini merupakan sungai paling kotor dan paling tercemar di India karena menerima ribuan ton sampah serta sisa industri. 


Fenomena misterius ini - oleh dunia internasional dikenal dengan nama  Mumbai Sweet Seawater 2006 - diawali ketika air masuk ke Mumbai, Sungai Mahim Creek - disebut juga dengan nama Mithi Nadi - oleh beberapa penduduk setempat tiba-tiba merasakan air sungai ini berasa manis selama beberapa jam. Selama beberapa jam pula, penduduk Gujarat mengatakan bahawa air laut di pantai Teethal juga berubah manis.

The Maharashtra Pollution Control Board yang mengetahui keadaan tersebut mengeluarkan peringatan agar tidak ada penduduk yang minum air tersebut, tetapi tetap ada banyak orang menampung air tersebut dalam botol maupaun wadah lainnya, walaupun banyak sampah dan kotoran yang ikut hanyut dalam arus yang ada.

Air ini manis. Kami melihatnya sebagai berkat dari Baba (Orang Suci). Saya akan membawa air ini untuk kedua putra dan orang tua saya. Kata seorang pria bernama Rafique tentang air “manis” tersebut.

Keesokan harinya sekirar jam 2 pagi, didapatkan laporan bahwa beberapa penduduk mengakui bahwa air yang tadinya manis berubah menjadi asin.

Setiap aksi pasti ada reaksi. Demikian pula dengan fenomena sungai Mahim Creek yang kotor tercemar tiba-tiba berubah menjadi manis. Fenomena diatas pasti mengundang segudang pertannyaan yang membutuhkan jawaban. Salah satu yang mencoba menjelaskan fenomena ini adalah seorang ahli geologi dari Indian Institute of Technology di Bombay, menjelaskan bahwa air berubah manis merupakan fenomena alam. Curah hujan terus menerus selama beberapa hari sebelumnya telah menyebabkan pembentukan “kolam besar” air segar, yang kemudian mengalir ke laut. Karena perbedaan kerapatan, air segar tersebut mengapung di atas air laut dan tersebar di sepanjang pantai. Seiring waktu berjalan, air segar dan air laut bercampur dan kembali menjadi air laut normal.

Namun ada satu hal yang menarik sekaligus menyisakan misteri, bukankah fenomena tersebut adalah air laut yang berubah rasa menjadi rasa manis, kalau penjelasan ahli goelogi tersebut bisa diterima setidaknya air laut tersebut berasa “air tawar”, bukannya berasa manis!

Sumber rujukan: bbc, Wikipedia, zeenews

Belitung: Pulau Kelemuak

Ada banyak nama yang diberikan untuk pulau tidak berpenghuni ini namun tetap merujuk pada sebentuk pulau kecil diseberang Pantai Tanjungpendam, yaitu: Pulau Kalamoa, Pulau Kelemuak, Pulau Kalamuak, Pulau Calamoa. Saya sendiri bingung, apa nama resmi untuk Pulau ini, yang pasti, kalau anda atau mendengarkan orang mengucap tiga nama pula diatas, semuanya merujuk pada pulau di dekat Pantai Tanjungpendam tersebut. Namun, Pemerhati sejarah dan budaya Belitung Salim YAH (yang juga menulis tentang Legenda Sang Kelingking) menjelaskan, dalam bahasa Belitung pulau tersebut disebut Pulau Kelemuak. Berasal dari kata kale atau kuale atau kuala yang artinya muara. Sedangkan moa itu nama orang Suku Sawang yang dimakamkan di pulau tersebut.


Ada banyak cerita dari mulut ke mulut tentang pulau ini tentang mitos, misalnya tentang tangga naik untuk menuju kelenteng. (oh iya, dipulau Kelemuak ini ada kelenteng tempat etnis China Belitung melakukan ritual Buang Sial. Namun sekarang ini sudah tidak jelas lagi apakah ritual Buang Sial di Pulau kalemuak masih dilakukan oleh etnis tersebut).

Kembali tentang mitos tangga naik ke kelenteng tersebut, banyak yang mengatakan – jika sempat menghitung – jumlahnya akan selalu berbeda untuk setiap orang yang menghitung. Misalnya begini, jika anda mengunjungi Pulau Kalemuak dengan rombongan, dua orang diantara anda menghitung junlah undakan anak tangga, maka hasil yang didapatkan adalah berbeda satu sama lainnya. Rasanya tidak pantas untuk dikatakan mitos, karena adalah fakta dimana banyak yang telah mengalaminya, salah satunya adalah keponakan saya sendiri!

Pulau Kelemuak berlatar belakang sunset 
dilihat dari Pantai Tanjungpendam

Yang lainnya adalah tentang penampakan seorang wanita cantik sedang menunggangi naga. Wanita yang menunggang naga tersebut terbang mengambang diatas Pulau Kalemuak tersebut. Konon katanya, banyak orang yang pernah meilihat penampakan ini dan penampakan wanita cantik menunggang naga tersebut banyak yang menamainya dengan peruwujudan Dewi Kwan Im. Entahlah!

Banyak cerita yang beredar di masyarakat Belitung tentang pulau Kelemuak ini, dua diantaranya adalah yang diatas. Yang berikutnya adalah tentang terowongan (jalan tembus bawah tanah) yang konon katanya dibangun semasa penjajahan Belanda. Terowongan tersebut konon katanya menghubungkan Pulau Kelemuak dengan Museum Belitung. Namun belum ada penjelesan resmi tentang kebenaran cerita ini.

Cerita-cerita tentang Pulau kelemuak diatas, seperti sudah mendarah daging pada masyarakat Belitung. Mungkin anda yang membaca tulisan ini berkata: “itu hanyalah isapan jempol atau mitos belaka”. Namun, khusus untuk tangga naik kelenteng, sekiranya pantas untuk anda buktikan!

Fenomena rainbow beam [Penomena sinar pelangi]

Pelangi merupakan sebuah peristiwa optik yang menyebabkan spektrum cahaya muncul di langit ketika matahari bersinar ke tetesan uap air di atmosfer bumi. Kita dapat menemukan pelangi hampir di mana saja di muka bumi ini, yang biasanya sering terjadi setelah hujan dan fenomena kemunculan pelangi sekarang ini sudah dianggap perisitiwa biasa atau bukan merupakan fenomena yang misterius dan menghebokan dunia lagi.


Meski demikian, ada Salah satu yang sangat tidak biasa adalah terjadinya fenomena Rainbow Beam. Lantas seperti apakah yang dimaksud dengan Rainbow Beam itu?

Rainbow Beam atau Penomena Sinar Pelangi sebenarnya tidak atau kurang memiliki pembahasan atau perdebatan yang menghebohkan didunia ini, bahkan kita nyaris tidak pernah mendengar dengungnya. Namun photo berikut ini memvisualkan rainbow beam tersebut yang “ditabrak” oleh mobil atau bisa juga kita katakana mobil sedang “ditusuk” oleh sinar pelangi tersebut. Menurut akademifantasia.org, Rainbow Beam itu secara “kebetulan” diabadikan oleh Paul Nicklen. Dia menamakannya “Highway Beam”. Dari photo tersebut jelas sekali terlihat sebuah mobil menabrak rainbow beam itu atau dengan kata lain bisa juga Rainbow Beam itu “menusuk” mobil yang sedang melintasi jalan raya.

Mungkin tidak ada kata-kata lain yang bisa menggambarkannya kecuali menakjubkan. Namun disini, photo tersebut sukar untuk dijelaskan kebenarannya. Mungkin juga merupakan HOAX dimana photo tersebut telah diedit dengan photoshop atau program editing photo yang sejenisnya. Akan tetapi menarik untuk dinikmati :D

Nah, bagaimana pendapat kalian? apakah kalian memiliki informasi lebih tentang photo diatas?

Langit Terbelah di Belitung

Mungkin kalau photo perwujudan “langit terbelah” - yang dalam bahasa Inggrisnya Crepuscular Ray - di Yogyakarta yang beberapa waktu lalu sempat meramaikan media internet yang banyak di upload oleh para blogger, begitu unik dan terkenalnya, kini saya akan menyajikan photo dengan judul serupa juga yaitu “langit terbelah” akan tetapi setting-an penampakan “langit terbelah” ini berada Belitung!


Disebut langit terbelah pun saya setuju. Bagaimana tidak, bentuknya yang seolah-olah langit sedang terbelah sehingga menimbulkan kesan yang fenomenal yang menakjubkan. Yang lebih menakjubkan lagi karena momen ini bisa saya abadikan oleh tangan saya sendiri artinya photo yang anda lihat dibawah ini murni dan 100% jepretan saya sendiri.

Awalnya, photo ini ingin langsung saya ikut sertakan pada postingan di hari kejadian, namun karena berbagai kesibukan membuat saya tidak bisa login ke blog ini dan sangat terpaksa baru bisa hari ini saya postingkan.


Satu hal yang menarik buat saya, perwujudan “Langit terbelah di Belitung” ini tidak biasa seperti biasanya. Mengapa saya berkata demikian? Jika kalian amati baik-baik photo diatas, jelas sekali langit terbelah ini bukan disebabkan oleh sinar matahari yang terhalang oleh benda-benda seperti awan, akan tetapi terbelahnya langit tersebut justru berdampingan atau berdekatan dengan matahari, bukan? Inilah yang membuatnya berbeda.


Saya pikir ini tidak menganggu “kehangatan” photo itu sendiri meskipun saya baru bisa mengupdate blog ini sekarang. (Photo-photo yang anda lihat sekarang ini saya ambil pada tanggal 17 Februari 2011 pada jam 17.07 WIB)!

O ya saya lupa, photo diatas saya jepret di area terbuka, lokasi pertambangan timah yang tempat saya mencari kerjaan sampingan di suatu pededaan di Kabupten Belitung Timur!

Alam memang selalu memiliki segudang fenomena serta segudang misteri yang menimbulkan tanda tanya besar buat kita semua, bukankah begitu?

Nah, selamat menikmati photo-photo langit terbelah jepretan saya!

Misteri batu granit raksasa di Belitung

Belitung merupakan sebuah pulau kecil yang belakangan ini makin dilirik oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara sebagai destinasi atau tujuan wisata. Pulau Belitung ini memiliki beberapa julukan yang diantaranya: Pulau Timah, Negeri Laskar Pelangi, Superb Beach hingga Karibia dari Timur.

Formasi artistik nan misterius bebatuan granit raksasa di Pantai Tanjungtinggi - Belitung

Belitung dikenal dengan sejumlah besar pantai-pantai indah, cantik nan eksotis yang memiliki cerita misterius yang belum terpecahkan yaitu pada beberapa pantai seperti Pantai Tanjungtinggi, Pantai Tanjungkelayang, Pantai Bukit Batu, Pantai Punai dimana pantai-pantai wisata ini dikelilingi oleh gugusan formasi batu granit raksasa yang masih 100% menyimpan kisah cerita misteri yang melontarkan pertanyaan tentang asal muasal batu granit raksasa tersebut. Beberapa nama pantai wisata yang saya sebutkan diatas tersebut seolah-olah menyimpan misteri yang akan menyedot kita akan segudang pertanyaan yang membuat rasa penasaran sehingga membutuhkan jawaban segera.

Formasi misterius batu granit raksasa yang membentuk "kepala burung" Kelayang di Pantai Tanjungkelayang - Belitung

Hingga artikel ini saya postingkan, belum ada penjelasan resmi dari mana batu-batu granit raksasa tersebut berasal serta apakah formasi bebatuan granit tersebut dikerjakan oleh tangan manusia (orang Belitung?)!

Batu granit raksasa di kawasan Pantai Punai - Belitung

Buka atlas anda atau buka luncurkan aplikasi Google Earth atau Google Maps anda, disana anda bisa melihat, Pulau Belitung terletak di Laut Jawa atau utara Jakarta, Belitung merupakan pulau yang tidak begitu luas. Meskipun Indonesia berada dalam jalur Ring of Fire (Cincin Api), namun wilayah Pulau Belitung bukanlah merupakan pulau tipe vulkanik yang memiliki barisan gunung berapi. Satu-satunya “gundukan tanah” yang disebut oleh masyarakat Belitung adalah Gunung Tajam. Ini pun bukan merupakan sebuah “gunung” vulkanik. Jadi, sangat kecil kemungkinan jika batu-batu granit raksasa yang membentuk formasi artistic pada pantai-pantai datas itu berasal dari erupsi gunung berapi. (contoh gugusan batu granit yang membentuk “kepala burung” Kelayang di Pantai Tanjungkelayang)

Jika mau menduga-duga, ada kemungkinan di kawasan Pulau Belitung, dimasa lalunya terdapat gunung purba. yang meletus dengan dahsyatnya. Saking dahsyatnya letusan tersebut, sehingga memuntahkan bebatuan yang saat ini bisa kita saksikan pada beberapa nama pantai wisata yang saya sebutkan diatas.

Namun ini hanya sekadar asumsi pribadi. Belum ada satu pun ahli vulkanologi yang mengklarifikasi kebenarannya dan sepanjang penelusuran saya di internet belum ada satupun artikel yang merupakan hasil penelitian ilmiah tentang misteri batu granit raksasa berikut bentukan formasi unik dan artistiknya yang ada di Belitung.

Mungkin sekarang keberadaan bebatuan granit yang ada di Belitung akan tetap berselimut misteri yang mungkin saja akan tetap tersimpan sebagai misteri untuk selamanya dan misteri batu granit raksasa yang ada di Belitung tetap akan menjadi daya tarik untuk pantai-pantai wisata pada Pulau Belitung yang jaraknya bisa anda tempuh hanya dengan penerbangan sekitar 45-50 menit dari Cengkareng, Bandara Soekarno-Hatta!

Genting Apit: Pertarungan Kik Cuan vs Limpai

Blogger Belitung - Tulisan ini saya katakan masih merupakan bagian dari tulisan tentang Genting Apit yang beberapa waktu lalu telah saya publikasikan di Blog Dasril Iteza ini.

Dalam postingan terdahulu, sedikit telah disinggung masalah LIMPAI – perujudan dari mahluk adikodrati yang berbentuk Babi. Namun sebenarnya masih ada sosok lain yang tidak bisa dilepaskan dengan area Genting Apit ini. Dan sosok itu oleh masyarakat Belitong terkenal dengan nama “Kik Cuan” (dalam bahasa melayu belitong kata “Kik” artinya adalah ‘Kakek’, dengan kata lain Kik Cuan artinya Kek Cuan).

Genting Apit Belitung: Tikungan angker, maut yang misterius

Blogger Belitung - Anda-anda semua yang pernah mengunjungi Belitung tentu tahu akan sebuah tempat yang benama Genting Apit. Genting Apit merupakan sebuah bukit yang dibelah oleh jalan untuk menuju ke Kota Manggar dari Kota Tanjungpandan dan sebaliknya. Area ini dinamakan Jalan Tengah! Genting Apit merupakan jalan dengan tikungan berbahaya yang dibuat dengan membentuk seperti huruf “S”! Genting Apit ini bisa anda temukan saat anda sudah setengah perjalanan menuju Kota Manggar dari Kota Tanjungpanan. Area ini juga dinamai Hutan Genting Apit.

Obat hidup abadi

Dasril Iteza - Apakah Obat Hidup Abadi itu ada? Banyak cerita di berbagai belahan Bumi ini tentang upaya pengingkaran takdir Yang Kuasa oleh manusia yang takut akan kematian atau ingin menjadi immortal. Banyak cerita yang kita dengar, banyak film fiksi ilmiah yang kita lihat yang menggambarkan bagaimana usaha manusia untuk menentang takdir yang kuasa perihal maut atau kematian. Merujuk pada satu pencarian yaitu Obat Hidup Abadi!

Siapa pemilik torpedo yang ditemukan di Belitung 3 tahun silam?

Tahun 2007 silam tepatnya Minggu tanggal 6 Mei 2007, masyarakat Belitung dikejutkan dengan penemuan torpedo oleh nelayan Sutoyo dengan dua orang rekannya di perairan Tanjung Binga. Torpedo tersebut ditemukan Sutoyo cs dalam keadaan terapung-apung di laut tepatnya 35 mil barat laut Pulau Lengkuas, Belitung.


Spesifikasi torpedo yang ditemukan para nelayan tersebut adalah torpedo dengan dua baling-baling dan memiliki empat sirip dengan panjang 7,2 meter.

Namun yang menjadi misteri dari torpedo ini hingga detik ini belum terkuak siapa atau kapal selam mana yang memiliki torpde ini.

Informasi dari antara (2007) mengatakan bahwa dari hasil pengecekan fisik sementara, torpedo berwarna perak itu bukan eks-perang dunia kedua dan bukan milik TNI AL. Artinya kalau bukan milik militer Indonesia pasti milik militer Negara lain. Namun Negara mana?

Hingga detik ini misteri siapa kepemilikan torpedo tersebut tidak diketahui. Bukan Cuma kepemilikan torpedo itu saja, sepertinya Indonesia telah “kecolongan” dimana ada kapal selam yang melontarkan torpedo tersebut dari perairan Indonesia. Dari pengamatan awam, saya pikir pastilah torpedo tersebut ditembakkan di perairan Indonesia (dalam hal ini perairan Belitung). Mengapa demikian? Coba amati peta Indonesia. Belitung adalah pulau kecil yang dikelilingi oleh tiga pulau besar yaitu: Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Tidak mungkin torpedo tersebut akan sampai diperairan Belitung jika ditembakkan dari luar garis batas perairan Indonesia. Sudah pasti torpedo tersebut akan menghantam sesuatu, bukan?

Kepala Dinas Penerangan Mabes TNI AL (Kadispenal) Kolonel Laut Sugeng Darmawan yang saat itu masih menjabat pernah mengatakan bahwa torpedo tersebut akan diteliti oleh tim teknisi penjinakan bom Dinas Senjata dan Elektronika TNI AL.

Sekarang tiga tahun telah berlalu sejak penemuan torpedo tersebut, namun, siapa kepemilikan torpedo tersebut masih menjadi misteri yang tidak/ belum terpecahkan. Saya sudah berusaha browsing sana sini untuk mencari laporan hasil penelitian tim teknisi penjinakan bom Dinas Senjata dan Elektronika TNI AL namun hasilnya nihil.

Laporan tersebut mungkin sudah ada dan pihak TNI AL mungkin juga sudah mengetahui siapa pemilik torpedo tersebut, dan mungkin juga demi beberapa alasan tertentu, pihak pemerintah dalam hal ini TNI AL tidak mempublikasikan dan mungkin memang bukan untuk konsumsi masyarakat awam seperti saya ini dan misteri siapa kepemilikan torpedo tersebut tetap akan tersimpan selamanya sebagai mana layaknya torpedo yang merupakan senjata bawah permukaan air yang keberadaannya sulit diidentifikasi.

Hubungi Saya

Name

Email *

Message *

Page Rank
eXTReMe Tracker